Wanita dan 25…


Aku ga ngerti kenapa wanita selalu saja dikebiri dengan kata-kata “menikah” Hm.. apalagi kalo usianya sudah menginjak angka-angka yang menurut opini publik sudah selayaknya berumah tangga **opini publik yang mana ya… bingung!!!** Yah… pastinya di angka 25 tahun! Rasanya menurut banyak wanita 25 adalah angka yang pas untuk melepas masa lajangnya untuk menuju jenjang selanjutnya “pernikahan”

Hm… semuanya sah-sah ajah… setiap wanita selalu memiliki pilihannya masing-masing. Dan ini juga pilihanku jika di angka itu aku belum juga sibuk mempersiapkan pelaminan tempatku berdiri dan bersanding dengan pangeran hatiku. Bukan berarti aku tidak memikirkan jenjang yang satu ini… Hanya saja aku masih merasa butuh waktu untuk benar-benar menyusun dan juga mempersiapkan diriku untuk benar-benar bisa berbagi nanti… Sabar… ada saatnya… Ketika semuanya serba tepat… The right man, in the right place dan tentunya in the right time…

Dan ternyata lumayan sulit juga untuk meyakinkan orang-orang sekitar untuk meyakinkan pilihanku… Dan tentunya menjawab pertanyaan bertubi-tubi yang selalu saja bertanya “kapan nih…” yang pastinya maksudnya adalah tak lain tak bukan… “menikah” Dan dengan gaya santai dengar menebar senyuman terindahku **tetep…**, aku selalu saja menjawabnya dengan “doain aja… semoga jodoh saya dekat…” (amin…)

Apakah sudah begitunya stereotype masyarakat pada wanita dengan angka 25?

 

9 thoughts on “Wanita dan 25…

  1. A**A says:

    “The right man, in the right place dan tentunya in the right time”
    Meika, hati-hati dengan kata-kata ini. Itu semboyan malam pertama lho…..*lari ke kuburan*

    Meika: Aku ga mau ikut ke kuburan dunk… kakakaka… makasih ya buat obrolan di dunkin waktu ituh…

  2. Fifi says:

    Haha!
    Jgn kan mbak yg udah 25, aku yg masih 22 aja udah budeg ditanyai gt terus.. Malah td temen kampus ada yg nikah.
    Nyante aja jeng, kalo udah kepepet ama … … aja, hihihihi..

    Meika: hehehe… oh iya to fi… tutup kuping terus ajah… sumpelin kapas kalo perlu… kikiki… maap ya fifi… di blog dilarang sebut merk… kakakaka…

  3. anginbiru says:

    hmm,, sabar ya nyi… walo mungkin klise,, tapi jodoh pasti dateng kok.. *kedip-kedip*

    eniwei,, bukannya sekarang lagi trend yak..? yang aku baca di novel2 metropop gitu si umur 25 dibilangnya lagi awal masa kejayaan.. jadi,, wajar aja kok masih merasa enjoy aja melajang… huehe…

    semangad,, buk..!!🙂

    ^^
    aku selalu saja menjawabnya dengan “doain aja… semoga jodoh saya dekat… (amin…) –> amien3… *aku lagi teraniaya kok,, jadi insya Allah terkabul deh.. wkeke,, plak!!*

    Meika: Masa kejayaan ya… amin…

  4. Denny Widyan says:

    wah wah wah, sedang diserang bertubi2 dengan pertanyaan “kapan menikah?” kasian… jangan terpengaruh meika! aku kasih beberapa quote yang bisa membangkitkan semangatmu untuk terus melajang!!! hahaha…

    “Why get married and make one man miserable when I can stay single and make thousands miserable?” <— betul kan?

    “Women marry men hoping they will change. Men marry women hoping they will not. So each is inevitably disappointed.” <— so buat apa?

    “Marriage is the only adventure open to the cowardly” <— yang ini ekstrim…

    “Marriage is a wonderful institution…but who wants to live in an institution?” <— who???

    “Marriage is neither heaven nor hell, it is simply purgatory.” <— purgatory means suffering! so?

    “Marriage is when a man and woman become as one; the trouble starts when they try to decide which one” <— being single is obviously one, don’t have to decide…

    “There is no perfect marriage, for there are no perfect men” <— wah yang ini sih percaya ga percaya dah…

    “Marriage is the only war in which you sleep with the enemy” <— bener bener…

    “I never married because there was no need. I have three pets at home which answer the same purpose as a husband. I have a dog which growls every morning, a parrot which swears all afternoon, and a cat that comes home late at night.” <— wah yang ini sih pemilik kebun binatang…

    dan masih banyak lagi quotes yang bisa membangkitkan gairahmu untuk terus berkelana menjalani indahnya dunia tanpa dirinya…

    Meika: Den..banyak ajah quote-nya… Menjalani indahnya dunia tanpa dirinya… Hm… Sepi Den… Kakakaka…

  5. yellownis says:

    iya , dimana-mana sama aja. jangan kan umur 25 , baru tamat kuliah aja dah ditanya2in. tp bersyukur saya punya orang tua yang gak teralu memusingkan masalah itu, mungkin karena umur saya masih 23 X ya !!!!
    hanya temen2 dan orang2 sekitar aja yang sering godain.
    lah saya juga sering godain temen hehehe ( sama aja🙂 )

    Meika: Jadi kamu kapan neh… **ikut nanya juga dunk…kakaka…**

  6. anin says:

    wakakaka dasar diajeng kacrut! in fact, kalo menurut gw siapapun pasti pengen married, its just a matter of time and are you already find the “right one”…yang terakhir itu yang paling bermasalah deh kayaknya….

    Meika: Dasar! Sahabat tak berguna… Nongol2 langsung keluarin aib-aib deh… kekeke… tak sabar dengan tgl 4 deh… Nggosip… Tunggu aku di Jakarta…

  7. yellownis says:

    klo di tanya kapan ,, belum jelas nich… soal nya calon belum ada…

    Hehehe…sama… memang kita musti bersabar… **halah!!**

  8. Arul Azharnggih.... says:

    Ketika membaca “Wanita dan 25 …” saya tengah berada dalam kamar kerja 3×3 m dengan pendingin ruangan yang cukup lumayan. Sebelum memberi komenter, saya telah lebih dulu berbincang dengan si empunya tulisan. Kami sempat chatting sebentar di yamez. Katanya:

    “Jangan panjang-panjang, ya …”

    Kayaknya, komentarku di tulisan “Plak” agak membuat Meika terlalu lama memandang huruf.

    Saya cuma akan menulis sebuah judul lalu silakan Meika menginterpretasikannya: “The Amazing 25 of The Last Prophet: Muhammad PBUH”.

    Pertanyaannya: kenapa Muhammad saw berani menikah di usia beliau ke-25?
    ternyata di usia ke-40 th beliau diangkat menjadi Nabi, pemimpin masyarakat yang sangat berhasil. “The life begins at 40” kata orang Barat.

    Nah, kita diberi hak pilih yang masing-masing kuat, hak tetap melajang ataukah mengambil langkah besar seperti The Last of The Prophet.

    Pilihan kita adalah hidup kita.

    Selamat memilih (shalat istikharah jika perlu)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s